pRaYeRs AnD tHoUgHtS (log 3)
Hello, I was a fan of Kanye West. But now,
I'm a huge fan of him.
Manusia adalah sesuatu yang sangat kompleks dan aku membenci itu.
Kekompleksan mereka menarik untuk dipelajari dan diamati namun semakin dalam aku tenggelam dalam filosofi dan logi-logi lainnya, aku menjadi muak.
Muak dengan dunia dan beberapa orang dan diriku sendiri.
Untuk pertama-tama, hanya mengingatkan tujuanku menulis post ini hanyalah untuk memuaskan dahaga untuk sekali-kali menjadi perempuan edgy yang berpikir bahwa dirinya sendirilah yang paham akan dirinya sendiri. Paham kan? Kalau tidak paham berarti aku sudah berhasil menjadi edgy, juga cukup cringey-worthy.
Kapan hari Kanye kembali ke dalam dunia twitter, tidak lupa membawa tweet-tweet kontroversial yang mungkin tujuan sampingnya adalah hujan perhatian dunia untuknya. Katanya dia ingin percaya bahwa cinta or love bisa menyelamatkan dunia dari kekacauan yang sedang melanda. Okay, netizen masih bisa menerima statement tersebut. Kemudian, out of the blue, Kanye posted a picture of him wearing Trump's 'Make America Great Again' hat. Dan.. meledaklah penghuni twitter. At that time, I didn't know how to react to that. Seperti melihat seseorang yang secara terang-terangan melawan arus mainstream untuk membenci Donald Trump. Ditambah lagi, Kanye adalah seorang African American, yang notabene termasuk dalam minoritas yang tidak begitu menyukai Presiden U.S. saat ini.
Mungkin Kanye hanya ingin kontroversial-nya saja. Kanye ingin dunia gempar karena dirinya. Mungkin dia senang membaca artikel media-media online membahas dirinya dan 'pemikirannya' yang selalu beda dan membuat orang terheran-heran.
Hingga aku melihat video interview Kanye dengan TMZ di YouTube. I was speechless when he said that 400 years slavery is a choice. You. did. not. just. say. that. west. ?$#&??
Wawancara tersebut sampai membuat seorang karyawan di TMZ triggered dan berdebat panas dengan sang mogul. Tetapi pada akhirnya, Kanye meminta maaf dan berkata bahwa yang dia maksud sebenarnya hanyalah untuk menyebar cinta dan kasih sayang. Dia juga menjelaskan bahwa dia percaya cinta akan menaklukkan semua kejahatan di dunia. Tujuannya sangat baik. Dan dari video tersebut aku semakin respect dengan pelantun 'Stronger' itu.
Mungkin Kanye hanya ingin kontroversial-nya saja. Kanye ingin dunia gempar karena dirinya. Mungkin dia senang membaca artikel media-media online membahas dirinya dan 'pemikirannya' yang selalu beda dan membuat orang terheran-heran.
Hingga aku melihat video interview Kanye dengan TMZ di YouTube. I was speechless when he said that 400 years slavery is a choice. You. did. not. just. say. that. west. ?$#&??
Wawancara tersebut sampai membuat seorang karyawan di TMZ triggered dan berdebat panas dengan sang mogul. Tetapi pada akhirnya, Kanye meminta maaf dan berkata bahwa yang dia maksud sebenarnya hanyalah untuk menyebar cinta dan kasih sayang. Dia juga menjelaskan bahwa dia percaya cinta akan menaklukkan semua kejahatan di dunia. Tujuannya sangat baik. Dan dari video tersebut aku semakin respect dengan pelantun 'Stronger' itu.
Love will conquer all of us
Rest in Peace for all the victims of Surabaya bomb attacks.
14.5.2018

0 comments