national self-slaughter day

by - 1:59 AM


Benci sekali ketika melihat teman-teman di kelas yang serius mengerjakan latihan-latihan soal UN. Apalagi kalau matematika. Aku selalu memilih untuk duduk di paling belakang, agar tidak terlalu kelihatan bahwa aku tidak mengerjakan latihan soal, malah membaca buku. Sekalipun sang Guru juga tidak terlalu peduli (love him so much), namun jika guru tersebut menoleh padaku dan melihat aku membaca, ada perasaan sungkan dan bersalah. 

Sungguh, aku tidak siap UN. Persiapanku 0%, niatku 0%. Dilanda kemalasan yang hebat, seperti itulah. Tugas juga menumpuk banyak. Belum ulangan-ulangan harian yang harus dituntaskan. Sekolah membuatku pusing, aku merasa tidak mempunyai rasa senang di pagi hari, semangat untuk memijakkan kaki di sekolah. Hell no

Kalau ditanya waktu yang paling disuka, tentu saja malam hari jawabannya. Pukul 3PM-6PM lebih tepatnya. Selebihnya, biasanya dengan terpaksa harus belajar untuk besok atau mengerjakan PR. Setelah semua selesai, pukul 10PM-3AM menjadi favorit kedua. Ditemani segelas besar kopi, duduk di depan layar laptop, jalan-jalan di dunia maya. Tapi paginya jadi pusing sampai gila, ga bisa konsentrasi pelajaran, pinginnya tidur lelap di UKS. Pelajaran bukan masalah, manusia adalah masalah utama di lingkungan sekolah bagiku. I hate people. All kinds of people. Anti-sosial sudah terlalu menguat dan untuk berpura-pura sudah terlalu lelah. 

Apa gunanya sekolah jika yang dipikirkan selama di sekolah hanyalah, 'aku mau pulang.' Ah, manjanya diriku ini. 


You May Also Like

0 comments